Sehari lewat setelah hari Kartini, belum telat dong buat ngucapin selamat. Kemaren itu hari yang luar biasa, menurutku.
Mulai dari siaran di Ardan, presenter-nya cewe semua yang tampil. Wow.. Ada suaranya, tak nampak wujudnya. Itulah radio..
Trus di Borma, mba-mba-nya pake kemben semua. Wow.. What a sight…
Cuci mata gratisan. Ups.. 
Malemnya, liat acha septriasa ngebacain puisinya sendiri di acara bukan empat mata… Mantap abis!
Sebelum tidur mikir nerawang: Apa ya peran perempuan di dunia pengembangan web Indonesia? (harusnya mikir tugas dong! fyuh..)
Belum lama ini, aku mulai membaca buku berjudul “Extending and Embedding PHP”. Salah satu yang aku kagumi dari buku ini adalah pengarangnya. Pengarangnya mampu menceritakan hal-hal yang ruwet dengan detil dan penjelasan yang memadai.
Salut deh untuk Sara Golemon.
Yup, pengarangnya cewe. Jarang-jarang khan ada pengarang buku PHP cewe. Sekalinya ada, langsung menulis tentang tema yang paling berat dalam pengembangan PHP. WOW!
Nah, di Indonesia adakah pengarang buku PHP cewe? Setauku belum ada.. Padahal kalau ada, mungkin akan mampu menghasilkan buku-buku berkualitas. I believe that.. for sure…!
Kalau pengembang web php cewe? Ada kali ya, tapi ke-kuper-an diriku yang membuatnya tidak tahu. Sulit membayangkan seorang pengembang web cewe.. Lebih mudah membayangkan seorang designer web cewe..
Intinya, sepertinya belum banyak perempuan Indonesia yang kecebur di dunia pengembangan web. Walau kampus Binus mungkin banyak cewe2-nya, yang terus “alive and kicking” di dunia pengembangan web mungkin sedikit. Mungkin..
Ayo!! Emansipasi!!
Akhir kata, maju terus perempuan Indonesia! Selamat Hari Kartini! Habis gelap terbitlah terang! 